Logo Edlink Connex

Welcome to International Education Consultancy Group

Cara Mengatur Keuangan Selama Studi di Luar Negeri
04 Apr 2025


Study Now Fly Later

Studi di luar negeri adalah pengalaman yang luar biasa, tapi tantangan finansial bisa jadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan dengan baik.

Dengan biaya hidup dan kuliah yang bisa bervariasi, mengatur keuangan jadi keterampilan penting bagi mahasiswa internasional. Yuk kita bahas beberapa tips mengatur keuangan, cara berhemat, serta sumber beasiswa yang bisa kamu manfaatkan!

1. Buat Anggaran Bulanan yang Jelas

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat anggaran bulanan. Mulailah dengan mencatat semua pengeluaran rutin, seperti:

  • Biaya sewa tempat tinggal
  • Makan dan bahan makanan
  • Transportasi
  • Internet dan telepon
  • Buku dan perlengkapan kuliah
  • Biaya hiburan atau kebutuhan lain

Dengan anggaran yang jelas, kamu bisa lebih mudah mengontrol pengeluaran dan menyesuaikan jika ada yang harus dipotong. Aplikasi pengelola keuangan seperti Mint atau Wallet juga bisa bantu kamu lacak pengeluaran secara otomatis.

2. Prioritaskan Pengeluaran yang Penting

Pisahkan pengeluaran yang penting dengan yang bisa ditunda. Misalnya, biaya kuliah dan sewa tempat tinggal adalah pengeluaran wajib, sementara belanja pakaian baru bisa lebih fleksibel. Tips hematnya adalah mencari promo atau diskon untuk barang-barang kebutuhan sekunder, atau menunggu sampai benar-benar butuh.

3. Cari Tempat Tinggal yang Terjangkau

Biaya tempat tinggal sering jadi pengeluaran terbesar bagi mahasiswa internasional. Untuk menghemat, kamu bisa memilih untuk tinggal di asrama kampus atau berbagi apartemen dengan teman. Berbagi tempat tinggal akan membuat kamu bisa mengurangi biaya sewa dan tagihan utilitas seperti listrik dan air. Selain itu, pilih tempat tinggal yang dekat dengan kampus agar bisa menghemat biaya transportasi.

4. Masak Sendiri dan Kurangi Makan di Luar

Salah satu cara paling efektif untuk berhemat adalah memasak sendiri. Belanja bahan makanan di pasar atau supermarket dan masak di rumah bisa jauh lebih hemat dibanding makan di restoran. Selain itu, kamu juga bisa belajar membuat makanan khas negara tujuan studi kamu, jadi lebih seru dan menambah pengalaman!

Tips tambahan:

  • Beli bahan makanan dalam jumlah besar dan simpan untuk persediaan beberapa hari atau minggu.
  • Gunakan promo dan diskon di supermarket, terutama saat akhir minggu atau akhir bulan.

5. Manfaatkan Transportasi Umum atau Bersepeda

Kebanyakan kota-kota besar di luar negeri punya transportasi umum yang terjangkau, terutama bagi mahasiswa. Manfaatkan kartu diskon atau tiket bulanan untuk menghemat biaya transportasi. Kalau memungkinkan, kamu juga bisa memilih berjalan kaki atau bersepeda, terutama jika jarak dari tempat tinggal ke kampus tidak terlalu jauh.

6. Cari Beasiswa dan Bantuan Finansial

Banyak universitas dan organisasi internasional menawarkan beasiswa untuk mahasiswa internasional. Beasiswa ini bisa meringankan beban biaya kuliah, dan beberapa juga memberikan tunjangan bulanan untuk biaya hidup. Beberapa beasiswa yang bisa kamu pertimbangkan, antara lain:

  • Beasiswa Pemerintah (seperti LPDP untuk mahasiswa Indonesia)
    Pemerintah Indonesia punya program beasiswa yang mendukung mahasiswa untuk studi di luar negeri. Program ini mencakup biaya kuliah, biaya hidup, hingga tiket pesawat.
  • Beasiswa Universitas
    Banyak universitas yang menyediakan beasiswa khusus bagi mahasiswa internasional. Cek website universitas untuk melihat peluang beasiswa dan persyaratannya.
  • Beasiswa dari Organisasi Internasional
    Beberapa lembaga internasional seperti Erasmus+ dan Chevening juga menawarkan beasiswa untuk kuliah di Eropa dan negara lain.

Pastikan kamu memenuhi syarat dan melengkapi semua dokumen yang diminta. Selain itu, pantau juga waktu pendaftaran agar tidak terlewat.

7. Bekerja Paruh Waktu untuk Tambahan Penghasilan

Di banyak negara, mahasiswa internasional diizinkan bekerja paruh waktu selama masa studi. Bekerja paruh waktu bisa jadi cara yang bagus buat menambah penghasilan dan meringankan biaya hidup. Biasanya, pekerjaan paruh waktu ini tersedia di kampus (seperti perpustakaan atau kafetaria) atau di luar kampus (seperti restoran atau toko).

Sebelum memulai, cek aturan di negara tujuanmu terkait jam kerja yang diperbolehkan bagi mahasiswa internasional. Ingat, pastikan pekerjaan tersebut tidak mengganggu jadwal kuliah.

8. Gunakan Kartu Pelajar untuk Diskon dan Promo

Banyak tempat di luar negeri yang memberikan diskon khusus untuk mahasiswa, mulai dari tiket transportasi umum, bioskop, hingga restoran. Jangan ragu untuk selalu membawa kartu pelajar kamu, karena ini bisa bantu menghemat biaya di berbagai tempat.

9. Ikuti Kegiatan Kampus yang Gratis atau Terjangkau

Kuliah di luar negeri bukan cuma soal belajar, tapi juga tentang pengalaman baru. Banyak kampus yang punya acara atau kegiatan gratis untuk mahasiswa, seperti seminar, workshop, atau tur kampus. Ikut kegiatan ini bisa menambah pengalaman dan juga memperluas jaringan pertemanan tanpa harus mengeluarkan banyak uang.

Kuliah di luar negeri memang butuh persiapan keuangan yang matang, tapi dengan tips di atas, kamu bisa lebih siap dan menghemat biaya. Dari bikin anggaran, masak sendiri, hingga cari beasiswa, ada banyak cara untuk tetap menikmati hidup di luar negeri tanpa khawatir soal biaya. Kalau kamu masih bingung soal perencanaan studi atau butuh bantuan lebih lanjut, jangan ragu buat konsultasi gratis dengan Edlink+ConneX! Di sini, kamu bisa dapetin panduan lengkap, mulai dari pemilihan jurusan, pengurusan visa, hingga persiapan finansial untuk kuliah di luar negeri.

Jangan lupa visit www.edlinkeducation.com dan follow @edlinkconnex buat info lengkap seputar kuliah di luar negeri!


Daftar 6 Universitas Terbaik di Singapura